midwifery

midwifery
dwi lestari

Senin, 21 Juni 2010

suolmate

q dulu sangat yakin lelaki yang sekarang aku temui adalah pujaan hatiq, bahkan jodoh yang dikirimkan allah untukku. tapi sekarang hatiku mulai bertanya-tanya apa benar dialah orang yang selama ini aku cari. kita jarang sepaham, setiap aku ingin berargumen dia pasti menentang padahal menurutku alasanya tak masuk akal. kadang aku emang egois, tapi aku juga bingung apa aku yang selalu salah. dia sering bilang dia selalu merasa salah dihadapanku...

lalu apa ini sebuah cinta yang sesungguhnya?

aku benci diriku sendiri.....aku orang yang munafik...

dulu hubungan ini indah, ketika aku tak sms dia satu jam saja, dia mengigatkanku. ketika aku merasa sedih dia berusaha membuatku tersenyum. ia berusaha ada untukku. sekarang aku merasa sendiri, ketika q mengatakan keluhanku dia hanya bilang itu hal wajar. padahal saat ini yang aku butuhkan hanya dia, betapa banyak masalah yang aku hadapi. terkadang aku tak bisa tidur semalaman. q ingin dia menemaniku. menenangkanku walau hanya dengan smsan, tapi tidak itu yang aku dapat.q ingin dia bertanya apa u ada masalah?atau hanya sekedar bilang q ingin menemanimu malam ini. setiap malam aku sendirian menanti pagi saat aku sedih n bayak masalah.

ketika aku benar-benar menagis dia hanya bilang q berharap padamu agar u tak mninggalkan aku. sementara dia tau q sangat menyayanginya n semua hidupku adalah miliknya.

sebenarnya apa arti semua ini, apa cinta hanya pelampiasan nafsu, apa cinta hanya saling memberi, tanpa saling mengerti. q sering marah padanya, tapi dia tak pernah mengerti kemarahanku. sudahhlah mulai sekarang aku tak akan marah lagi padanya, karna percuma ini akan mebuatku semakin sakit hati. aku akan memilih diam, asal dia senag, aku tak mau lagi dimatanya hanya mgutamakan egoku dengan terus menyalahkanya. akan aku biarkan dia dengan dunianya. jika suatu saat dia sadar aku akan bersukur, tapi jika tidak biar ku pendam sakit ini.

ya allah jika dia memang jodoh untukku dekatkan dia padaku walau aku tau q hanya hambamu yang berlumur dosa, jika tidak jauhkan dia padaku. aku bersedia menerima akibat dari perbuatanku dan balasan atas dosa-dosaku.

blog makasih engkau teman sejatiku. hanya engkau tempatku mengadu walau engkau hanya diam tanpa kata. tapi hatiku dah cukup lega....kau yang meredakan tangisku. hehehe...emang aku anak yang cengeng.oya blog aku ingin sekali bisa bahagiakan orang tuaku. itu cita-citaku sekarang tak ada yang lain. aku akn berjalan sesui tuntunan allah menuntun kakiku. aku tak peduli lagi cintaku yang sekarang akan kandas atau tidak, biarlah q jalani seperti air mengalir, karna dia juga tak ingin buru-buru.yah walau aku tau semakin lama pacaran mungkin dosa yang aku perbuat semakin besar siapa tau dapat tiket VIP d neraka hehehehe......tapi dak apa bia z dia senang. kalau cinta ini kandas aku pastikan hanya orang tuaku yang berhak menentukan jodohku. karna orang tuaku pasti tau yang terbaik untukku. q mgkin tak akan percaya lagi dengan yang namanya makluk lelaki. semuanya sama, menginginkan hal yang sama, pnya pkiran yang sama, yah itulah mereka. walau tak akan ada yang mau padaku yang penting aku bisa membahagiakan orang tuaku itu z blog.

Jumat, 14 Mei 2010

puisi sendu

kuangkat bahuku

kuhapus air mataku

kulangkahkan kakiku

kupandangi bukit nan hijau

hatiku bertanya apa arti semua ini

mengapa masih ada keindahan disana

apa semua ini nyata, atau hanya mimpi

semua bukan mimpi

kuberlari sekuat tenaga

tapi keadaan tak juga berubah

aku kembali menangis dan menjerit, tapi semua tak berubah

kemana lagi aku obati lukaku ini????

alam seindah apapun tak bisa menghanyutkanya

angin sekencang apaun tak mampu menerbangkanya

jeritan sekalipun tak mampu memecahkannya

yang aku punya tinggal semangat

semangat yang tinggal sekeping sisa separuh hidupku yang dia bawa

hanya ini yang aku andalkan untuk bertahan

berlari mengejar mimpi

mimpi yang jauh dari langkahku

walau tertatih-tatih langkahku aku tak akan berhenti

aku tak akan peduli pada masa lalu

aku akan berangkat mulai saat ini 

akan ku terjang badai hujan ataupun rejaman duri

kan aku raih mimpiku dengan sisa semangatku

bibir tersenyum hati menagis

selamat datang blok........ mf aku baru bisa mengunjungiku padahal aku nmengagap engkau teman hidupku. aku mau kamu tau, bahwa aku bukanlah dwi yang dahulu aku tak lebih dari kekasih setan, tapi mungkin aku adalah budak iblis yang hanya di perbudak oleh nafsuku sendiri. betapa banyak dosa yang telah aku lakukan, betapa nista aku didunia ini.....

tapi aku tak mampu melawan keadaan, betapa malangnya aku....ya allah masih adakah maaf untuk orang yang hina seperti aku.....orang yang selalu mengecewakan orang lain, orang yang penuh penyakit hati, orang yang tak pernah bersukur, orang yang sakit........

setiap detik aku tersenyum, walau hatiku menangis, aku mencoba menghibur diriku walau kadang hal itu tak bertahan lama, tapi aku tak ingin orang melihat apa yang aku rasakan. aku ingin menjadi bunga katus hidup d padang pasir yang gersang, bahkan menyakitkan bagi binatang-binatang yang menyentuhku. tapi kan berbunga indah jika sudah waktunya.

Kamis, 01 April 2010

pertemuan


foto ini aku ambil dari facebook temanku, aku ingin menuliskan sesuatu untuk kenang2an waktu pertama kali aku putri domas, emang sih aneh banget kalau inget aku pingin ketawa....

yang disampingku adalah manggolo kalau orang jawa bilang, orang ini dari jakarta, dia datang berlima dari jakarta, huff....orangya rame banget. lebih rame dari yang aku kira

tadinya aku mau aplod foto yang sendirian, tapi gak da, ini aza dari fabecook temen. tapi waktu didandani aku malah pingin ketawa, bagaimana tidak tampangku mirip ondel-ondel, aku malu mau berkaca, dah gitu kedatanganku seperti tak diharapkan...

dua hari perberiataanku berahir dirumah temanku, banyak keheranan yang aku temukan, bagaimana tidak acara resepsi gak seperti resepsi yang biasanya di gelar. disana gak ada makanan, aku kelaparan bersama temanku, dah gitu aku juga gak mandi karena kondisi airnya yang kotor huff...malang banget masipku, saat disana aku juga dalam keadaan disminorea betapa gak lengkap penderitaanku, ada cerita lucu lagi, waktu aku kelaparan, aku ma temenku jalan-jalan cari sarapan, setiap warung yang aku singahi gak ada yang jualan nasi, ahirnya aku jalan sampai ke hutan disitu ada warung makan sialnya makanan yang ada hanya nasi ma oseng tempe, tempenya basi lagi. mau aku makan gak enak, gak aku makan aku kelaparan...

setelah itu aku duduk di tepi hutan agar aku bisa mengulur waktu, karena aku jenuh berada di rumah temenku, kemudian kita berdua di datangi ibu-ibu yang mencari kerja, dia merayu kami agar mau dijadikan PSK di diskotic di jakarta, kami ingin tertawa, yah tentu saja kita menolak mungkin mereka mengagap kita orang desa yang gampang diperdaya, ahirnya mereka pergi dari hadapanku setelah lelah merayu kami. 

tak lama kemudian datang lagi seorang bapak tua yang menawari kita menjadi pemeran ketoprak, aneh-aneh saja bikin kepalaku pusing keahlian saja gak punya. tak lama HPku berdering temanku tlp dia minta kami untuk pulang sarapan, padahal dah jam 12.00WIB dah gak waktunya makan siang x.

setelah kami dirias jadi putri domas aku duduk cersandingan dengan cowok jakarta temen pengatin.awalnya kita saling cuek dan gak kenal, tapi lama-lama jadi kenal, kemudian dari perjalanan itu, yeni temanku yang juga jadi putri domas dia melihat cowok yang mirip dengan matan pacarnya, sekaligus cinta pertamanya. mereka akrap, sebelum kami pulang, kami menyempatkan jalan-jalan berempat, yenni semalaman gak bisa tidur dia terbayang-bayang wajah cowok itu, apa lagi waktu jalan berdua canyak kata2 yang tak mgkin dia lupakan, hari demi hari telah berlalu namun aku melihat kegelisahan dalam gurat wajahnya, dia menunggu sma/ tlp dari cowok itu yang tak kunjung ada, sekarang sudah 5 hari pasca pertemuan mereka, namun masih saja tak ada kabar, aku kasihan ma dia, tapi aku tak bisa berbuat apa2, dia selalu bilang "kenapa ada pertemuan ini jika ahirnya menyakitkan......." . sungguh pertemuan yang singkat, yang mengesankan, tapi juga menjadikan sebuah penyesalan.

Rabu, 31 Maret 2010

kebencian

aku benci dengan kemiskinan. aku tak sanggup jika melihat mereka yang terlantar dijalanan, mengemis dan meratapi nasip di kolong jembatan. hatiq terasa poerih melihatnya, hatiku sakit, tapi malangnya aku tak mampu menolongnya karena aku juga orang yang kekurangan.
setiap aku berjalan disepanjang trotoar aku melihat tukang becak menunggu penumpang yang tak kunjung datang, dari pagi sampai petang.aku juga selalu melihat pemandangan di sepanjang lampu rambu2 lalu lintas anak kecil yang mengemis. mengapa tak ada seseorangpun yang tergugah hatinya untuk mengulurkan tangan. rasanya hatiku sakit banget hanya bisa melihat penderitaanya. andai aku punya uang lebih aku pasti akan memberikan mereka sesuap nasi,aku sendiri masih jauh dari cukup aku masih meminta orang tuaku yang juga hanya petani desa, mereka saja hutang sana-sini untuk membayar kuliahku, aku tak menyalahkan keadaan, tapi aku benci dengan kemiskinan.aku tak mau terus dalam kemiskinan, karena kemiskinan ini, aku sering dipandang sebelah mata, aku di sakiti laki-laki yang aku sayangi, karena melihat status orang tuaku. apa aku salah hidup dalam kemiskinan. aku juga tak pernah menginginkanya. jika aku bisa menentukan takdirku sendiri aku ingin lahir dikeluarga yang sempurna, keluarga yang bahagia. q juga tak menginginkan semua ini. aku kadang menyesali mengapa ibuku meninggalkan aku d usia bayi, ayahku juga meninggalkanku sejak aku lahir, sehingga aku harus diasuh oleh orang lain.saat ini aku ingin mengubah nasipku, aku sudah bosan dengan kemiskinan. aku akan berjuang meperbaiki hidupku agar tak ada orang yang meremehkan aku lagi dan keluargaku.

Sabtu, 06 Maret 2010

cerita

la aku gak membuka blog, rasanya bingung mau menulis apa.
padahal dulu sering banget membuka blong hanya sekedar menulis beberapa kata, sampai ahirnya aku tinggalkan blog lama dan membuat blog baru yang berisi yentang diriku.
yang aku rasakan saat ini hanya kekawatiran, aku bener-bener khawatir menghadapai ujian oska...
aku takut jika gak bisa wisuda, perjuanganku akan sia-sia selama 3 tahun.
aku berharap semua berahir dengan senyuman walau saat ini aku menangis, aku takut sekali menghadapai kenyataan ini. seakan hari esok menentukan hidup dan matiku.
padahal q ingin kerja, tapi sebelum kerja ini adalah jembatan yang harus aku lewati.
aku tau ini sangat berat semua telah aku korbankan demi kuliahku tak hanya harta, tapi juga pikiran dan tenaga, aku ingin membahagiakan orang tuaku, aku ingin melihat orang tuaku tersenyum padaku, aku takut jika mengecewakan orang tuaku.
huff......mengapa aku harus terus menghadapi ujian terus menerus???
aku ingin kehidupan yang datar-datar saja. aku paling benci dengan ujian ahir, aku merasa tidak adil mengapa belajarku selama 3 tahun hanya ditentukan satu hari?
dan ini terus terjadi padaku? kenapa tidak dinilai dari pertahun agar bisa melihat nilai yang sebenarnya..
jika dipikir-pikir kadang bayak anak yang pintar yang tak lulus, bahkan bayak anak yang dibawah standar justru nilainya paling tinggi. itulah kebodohan negara ini, hanya melihat hasil ahir tanpa mau tau prosesnya.
aku merasa bukanlah orang yang selalu beruntung aku takut jika allah memberikan cobaan yang berat padaku.
seakan semua akan hancur jika aku tak lulus, mungkin aku akan jadi gunjingan d masyarakan dan mungkin pacarku akan pergi dan cita-citaku hancur berantakan mungkin dunia ini akan kiamat bagiku.
mungkin hanya orang bodoh yang berkeluh kesah sepertiku, karena aku adalah orang yang takut menghadapai kenyataan yang ada. ya allah mudahkanlah jalanku dan jangan engkau berikan aku cobaan yang melebihi kemampuanku.amin

Jumat, 12 Februari 2010

aku

Aku... hanyalah seorang anak manusia.. yang tersedak hening di tengah hempasan dimensi kehidupan.

Aku... hanyalah sebingkai raga berbentuk.. yang terarak sendu di antara hujatan angin masa.

Aku... hanyalah sebilah sukma kelabu.. yang menyayat halus tirai harmoni di dalam kebisuan bumi.

Aku... hanyalah sepenggal kata yang rapuh.. yang coba tuk merangkai letih di atas bait-bait rindu melodi jiwa.

Aku... hanyalah seonggok hampa yang mencoba tuk lukiskan angan di bawah derai naungan perasaan.

Aku... hanyalah aku.. yang slalu mencipta secercah gambaran hakikat diriku.

Ya, itulah aku... yang selalu terpaung riuh, mendulang arakan rinai beribu pertanyaan.

Apakah tujuan dan arti hidupku yang sesungguhnya?

Diriku terus bertanya-tanya kepada hati kecilku...

Hingga akhirnya kini telah kutemukan satu tujuan pasti.. yang kan menyapu bersih segenap rona perjalanan hidupku dan takkan pernah lekang oleh waktu sekalipun...

Ya.... menggapai cinta sejatiku.... ^_^ ....